Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila melalui Model Pembelajaran VRLM pada Siswa Kelas IV C SDN Demangan 1 Bangkalan
Keywords:
VRLM, Pendidikan Pancasila, refleksi nilai, gotong royong, hasil belajarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila, khususnya nilai gotong royong, melalui penerapan Value-Reflective Learning Model (VRLM). Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan melibatkan 32 siswa kelas 4C SDN Demangan 1 Bangkalan. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada setiap tahap tindakan. Pada pra-siklus, rata-rata nilai siswa hanya mencapai 59 dengan ketuntasan 18,75%. Pada Siklus I, rata-rata nilai meningkat menjadi 89 dan ketuntasan mencapai 72,22%. Peningkatan lebih lanjut terjadi pada Siklus II dengan rata-rata 98 dan ketuntasan 87,50%. Temuan ini menunjukkan bahwa VRLM efektif dalam meningkatkan pemahaman nilai karena memberi ruang bagi siswa untuk mengalami nilai secara nyata, melakukan refleksi terarah, serta menghubungkan pengalaman pribadi dengan nilai-nilai Pancasila. Model ini direkomendasikan untuk digunakan dalam pembelajaran berbasis nilai di jenjang sekolah dasar.
References
Dewi, F. M. A. & D. A. (2021). Manfaat pendidikan kewarganegaraan pada anak sekolah dasar. 5(2), 303–305.
Fauzia, H. A. (2018). Penerapan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar matematika SD. Primary, 7(1), 40-47.
Fraser, M., Wotring, A., Green, C. A., & Eady, M. J. (2024). Designing a framework to improve critical reflection writing in teacher education using action research. Educational Action Research, 32(1), 43–59. https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/09650792.2022.2038226
Henderson, J. G. (1996). Reflective teaching: The study of your constructivist practices (2nd ed., pp. 265).
Meo, A., & Masruri, M. (2018). Problem-based learning versus discovery learning ditinjau dari media dan karakter siswa. Jurnal Hasil Penelitian Pendidikan Indonesia (HSJPI), 5(1). https://doi.org/10.21831/hsjpi.v5i1.11233
Mujtahidin (2025). Value–reflective pedagogy (VRP–3F): A conceptual framework for Pancasila-based reflective–value learning. Widyagogik: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 13(3), 215–230. https://doi.org/10.21107/widyagogik.v13i3.32288
Mujtahidin, M., & Oktarianto, M. L. (2024). Metode penelitian pendidikan dasar: Kajian perspektif filsafat ilmu. TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 11(2), 145–158. https://doi.org/10.3390/su12104306
Pollard, A. (2014). Readings for reflective teaching in school (2nd ed.). Bloomsbury. Richards, J. C., & Lockhart, C. (1994). Reflective teaching in second language classrooms. Reflective Teaching in Second Language Classrooms. https://doi.org/10.1017/cbo9780511667169
Sugiarni, R., Septian, A., Juandi, D., & Julaeha, S. (2021). Studi Penelitian Tindakan Kelas: Bagaimana Meningkatkan Pemahaman Matematis pada Siswa Journal of Instructional Mathematics, 2(1), 21–35. https://doi.org/10.37640/jim.v2i1.905
Zhai, X., et al. (2023). Can reflective interventions improve students’ academic achievement? A meta-analysis. International Journal of Educational Research, 122, Article 102245.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hesty Widyaning Tyastuti, Galah Tri Anggada, Nailatul Muna Muna , Ahmad Syafii Karim, Mujtahidin, Nuril Hidayah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
How to Cite
Abstract viewed = 26 times








